Kalahkan ‘2 Alien’, Luka Modric Raih Trofi Ballon d’Or 2018

Trofi Ballon d’Or yang sebelumnya dibawa ‘2 Alien’ Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo akhirnya jatuh ke tangan pemain lain. Dalam acara penanugerahan di Grand Palais, Paris, Prancis, Selasa (4/12) dini hari WIB, Luka Modric terpilih sebagai pemain terbaik yang berhak membawa pulang trofi bergengsi tersebut.

Dalam pemilihan, Modric meraih suara terbanyak mengalahkan Cristiano Ronaldo di urutan kedua dan Antoine Griezmann di peringkat tiga. Sementara posisi empat dihuni Kylian Mbappe, dan peringkat lima diduduki Lionel Messi.

“Tahun ini saya sudah melakukan banyak hal luar biasa. Itulah mengapa musim 2017-2018 menjadi momen spesial dalam karir saya,” ungkap Modric yang dikutip dari BBC.

“Penghargaan ini saya dedikasikan untuk semua pemain yang mungkin pantas menang ataupun tidak. Yang jelas, ini tahun spesial buat saya. Sulit mengungkapkan perasaan saya saat ini. Sebab penghargaan ini benar-benar sesuatu yang unik buat saya,” jelas pemain Real Madrid tersebut.

Modric terpilih berkat penampilan gemilangnya sepanjang tahun ini. Ia merupakan motor penggerak dari permainan Real Madrid hingga akhirnya berhasil merebut trofi Liga Champions tiga musim berturut-turut. Selain itu Modric memiliki peran vital saat Timnas Kroasia berlaga di Piala Dunia 2018 lalu.

“Waktu kecil saya selalu bermimpi bisa bermain di klub besar dan memenangkan gelar. Ballon d’Or telah membawa saya untuk mewujudkan mimpi itu. Terima kasih banyak,” ucap sang pemain daftar poker.

Seperti diketahui, Ballon d’Or merupakan trofi bergengsi tahunan yang diberikan oleh majalah olahraga ternama France Football. Sejauh ini koleksi terbanyak dimiliki dua pemain yaitu Ronaldo dan Messi. Mereka sama-sama mendapatkan lima trofi Ballon d’Or yang diraih dari 2008-2017.

Debut di Tim Senior Lechia Gdansk, Reaksi Egy Maulana Bikin Bangga

Egy Maulana Vikri akhirnya sukses mencatatkan debut di tim senior Lechia Gdansk. Reaksinya usai laga boleh dibilang membanggakan karena sang pemain tetap rendah hati.

Sejak bergabung, Egy memang belum pernah masuk dalam skuad utama Lechia Gdansk. Dia cuma dimainkan dalam skuad cadangan yang tampil di Divisi 5 Liga Polandia.

Meski demikian, pemain muda Indonesia itu tetap bisa tampil memukau bersama tim cadangan. Alhasil dia dibawa oleh pelatih tim senior, Piotr Stokowiec untuk mengikuti beberapa laga. Namun Egy hanya duduk di bangku cadangan.

Nah, Egy akhirnya dipercaya turun oleh Stokowiec di akhir pekan lalu. Momen tersebut datang kala Lechia menggulung Gornik Zabrze empat gol tak berbalas di Stadion Energa. Egy menggantikan Luka Haraslin pada menit ke-82.

“Terima kasih banyak atas kesempatan untuk melakukan debut di liga Polandia,” ujar Egy dikutip WP Sportowe Fakty.

Eks pemain Persab Brebes itu tetap merendah tak mau sombong. Dia sadar, ini justru baru awal karirnya di pentas Bnua Biru.

“Terima kasih juga kepada Allah SWT, rekan setim, pelatih atas dukungannya. Selamat atas kemenangan besar hari ini,” tandas Egy.

Pelatih Lechia Gdansk Kagum dengan Debut Egy Maulana Vikri

Pelatih Lechia Gdansk, Piotr Stokowiec mengaku kagum dengan debut Egy Maulana Vikri. Menurutnya ini menjadi awal karir yang bagus buat Egy di Polandia.

Sejak bergabung Lechia, Egy memang belum pernah masuk dalam skuad utama tim. Dia cuma dimainkan dalam skuad cadangan yang tampil di Divisi 5 Liga Polandia.

Egy akhirnya dipercaya turun oleh Stokowiec akhir pekan lalu. Momen tersebut datang kala Lechia menggulung Gornik Zabrze empat gol tak berbalas. Egy menggantikan Luka Haraslin pada menit ke-82.

“Egy layak menjalani debut. Segala sesuatunya berjalan dengan baik. Egy telah menantikan kesempatan ini. Baginya ini menjadi modal untuk sejumlah pertandingan berikutnya,” kata Stokowiec, dikutip dari Sportowe Fakty.

Menurutnya Egy masuk bukan sekadar pemanis di kala Lechia sudah unggul jauh dari Ornik Zabrze. Dia bisa saja kembali diandalkan andai pemain utama lainnya tampil kurang memuaskan IDN Poker.

“Tidak ada seorang pun yang dimainkan secara cuma-cuma. Meski ada pemain yang tampil bagus di beberapa pertandingan, tidak berarti dia dijamin mendapatkan tempat. Segala sesuatunya harus dibangun dengan baik. Sekarang memang waktu yang tepat untuk Egy menjalani debut,” tandas Stokowiec.