Jeff Bezos vs Bill Gates dalam Hal Sedekah… Beda Banget!

JakartaJeff Bezos, orang terkaya dunia saat ini, sudah lama dikenal kurang banyak beramal. Sedangkan Bill Gates sebaliknya. Penilaian itu kembali mendapat pembuktian dalam laporan terbaru oleh The Chronicle of Philanthropy.

Bezos yang tengah dalam proses cerai dengan istrinya, MacKenzie, hanya memberi amat sedikit uang untuk amal jika dibandingkan jumlah kekayaannya. Bahkan lebih rendah dari yang digelontorkan presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Dari kekayaannya yang dalam penelitian ini dipatok USD 160 miliar, Bezos hanya mendonasikan uang sebesar 0,0906{deae9db9a2a3e6c82917f32c41752feff29e188cf244bdec3619e510bf0dea85}. Tepatnya seperti dikutip detikINET dari Daily Mail, di kisaran USD 145 juta.

Bandingkan dengan Bill Gates sang pendiri Microsoft, yang menjadi sosok paling banyak beramal di Amerika Serikat. Chronicle of Philanthropy menyebut gates mendonasikan 36{deae9db9a2a3e6c82917f32c41752feff29e188cf244bdec3619e510bf0dea85} dari hartanya untuk filantropi.

Adapun pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, tercatat menyumbang 4{deae9db9a2a3e6c82917f32c41752feff29e188cf244bdec3619e510bf0dea85} dari kekayaannya. Sedangkan Donald Trump mendonasikan 3{deae9db9a2a3e6c82917f32c41752feff29e188cf244bdec3619e510bf0dea85} harta yang berada di kisaran USD 3 miliar.

Ini Bukti Jeff Bezos Kikir dan Bill Gates DermawanFoto: istimewa

Bezos memang sudah cukup lama dikenal amat kurang aktif dalam beramal. Baru pada tahun lalu, dia agak tergerak memberikan sebagian kecil dari uangnya.

Pada September 2018, Bezos mengumumkan dana sebesar USD 2 miliar (Rp 29 triliun) untuk membantu keluarga tunawisma dan membuat jaringan non-profit preschool di lingkungan komunitas berpenghasilan rendah.

Badan amal yang disebut Bezos Day One Fund ini akan fokus kepada dua inisiatif. Pertama, memberikan dana bantuan kepada organisasi non-profit yang telah ada dan memberikan penghargaan tahunan kepada organisasi yang membantu keluarga tunawisma.

Bezos mengatakan bahwa badan amal ini akan dijalankan menggunakan prinsip yang sama dengan yang digunakan untuk mengelola Amazon. “Kami akan menggunakan serangkaian prinsip yang sama yang telah mendorong Amazon,” sebutnya ketika itu.

“Yang paling penting di antara prinsip tersebut adalah obsesi terhadap pelanggan yang paling tulus. Anak-anak tersebut yang akan menjadi pelanggan,” imbuh Bezos.

(fyk/krs)