Met Ultah, Macintosh… Masa Depanmu Bagaimana?

Jakarta – 35 tahun lalu, tepatnya 24 Januari 1984, Apple merilis komputer Macintosh-nya yang pertama, dan itu adalah titik yang sangat penting bagi perkembangan komputer.

Macintosh 128K, nama komputer tersebut, adalah komputer produksi massal pertama yang dilengkapi dengan sistem operasi yang punya graphical user interface (GUI). Macintosh ini juga komputer pertama yang mempunyai layar built in dan mouse.

Macintosh, atau Mac, juga sukses membantu mengembangkan bisnis Apple selama bertahun-tahun setelah pertama dirilis. Kini, meski lini Mac tetap ada, beban yang ditanggungnya tak seberat ketika pertama dirilis.


Posisi Mac itu selama beberapa tahun ke belakang sudah diisi oleh iPhone, yaitu sumber pemasukan Apple paling penting. Bahkan kini posisi iPhone pun sudah mulai ‘terancam’ oleh bisnis layanan Apple, seperti App Store, Apple Music, dan lainnya.

Sementara Mac masih stagnan menjadi bisnis terbesar kedua Apple di bawah iPhone, demikian dikutip detikINET dari Fortune, Jumat (25/1/2019).

Ya, stagnan. Mac, seperti bisnis PC dari pabrikan lain, tak bertumbuh selama beberapa tahun ke belakang. Contohnya pada tahun fiskal 2014 lalu, penjualan Mac nilainya mencapai 24,1 miliar, yang tumbuh menjadi 25,5 miliar tahun 2015, lalu turun menjadi 22,8 miliar pada 2016.

Pada tahun fiskal terakhir lalu, penjualan Mac berada di angka USD 25,5 miliar. Meski bisnis ini tetap menghasilkan uang yang banyak, harus diakui kalau sulit untuk membuat orang rutin membeli sebuah PC setiap tahunnya, tak seperti bisnis iPhone ataupun berbagai layanan Apple.

Apple pun bukan menyerah begitu saja dengan Mac. Mereka terus mencoba berinovasi, contohnya dengan keyboard butterfly atau menghadirkan layar sentuh bernama Touch Bar di Mac. Namun tampaknya inovasi tersebut belum cukup untuk menggenjot penjualan Mac, bahkan malah kedua teknologi tersebut tak disukai oleh para pengguna Mac.

Belum lagi jika membahas desain sejumlah produk Mac yang bisa dibilang tak ada perubahan dibanding produk tahun-tahun sebelumnya dan tak adanya seri baru untuk Mac Mini dan Mac Pro.

Jadi, apakah Apple masih bisa menyelamatkan Mac dan menggenjot pemasukan dari lini komputer bersejarah ini? Hanya waktu yang bisa menjawabnya.

Selamat ulang tahun, Macintosh…

(asj/krs)